SAJIAN CINTA DI ATAS PIRING: MERENUNGI HARI GIZI NASIONAL

Pernahkah kita sejenak menatap piring yang tersaji di depan meja? Di sana, bukan sekadar ada nasi yang memutih atau sayur yang menghijau. 

Di sana, ada sebuah rahasia besar tentang bagaimana kehidupan dipertahankan.

Hari Gizi Nasional di tahun 2026 ini hadir bukan sekadar sebagai pengingat di kalender. Ia adalah sebuah undangan untuk kembali mencintai diri sendiri melalui apa yang kita petik dari alam. 

Sebab, setiap suapan adalah doa bagi sel-sel tubuh yang bekerja tanpa lelah, dan setiap nutrisi adalah investasi bagi mimpi-mimpi yang ingin kita kejar di masa depan.

Tubuh: Rumah yang Tak Pernah Mengeluh
Kita seringkali terlalu sibuk menghias dinding rumah atau memoles kendaraan, namun lupa merawat "rumah" yang paling sejati: tubuh kita sendiri.

Gizi bukan tentang kemewahan piring porselen atau harga makanan di restoran berbintang. Gizi adalah tentang kebijaksanaan. 

Ia adalah tentang bagaimana kita memilih warna-warni pelangi—merah dari buah, hijau dari dedaunan, dan cokelat dari biji-bijian—untuk menjadi simfoni kesehatan dalam darah kita.

"Nutrisi adalah bahasa cinta yang dipahami oleh raga tanpa perlu kata-kata. Saat kita memberi asupan yang baik, kita sedang berbisik kepada jiwa bahwa ia layak untuk terus bertumbuh."

Tentang Tangan Ibu dan Harapan Bangsa
Di balik setiap anak yang tumbuh dengan tawa yang ceria dan akal yang tajam, ada kasih sayang yang tertuang dalam mangkuk-mangkuk kecil. Di sinilah hikmah Hari Gizi terasa begitu menyentuh.

Kita sedang bicara tentang memutus rantai keterbatasan. Dengan memberikan gizi terbaik, kita sedang memberi sayap bagi anak-anak bangsa untuk terbang lebih tinggi. 

Kita sedang memastikan bahwa tidak ada mimpi yang layu hanya karena raga yang kurang tenaga.

Setiap butir protein dan tetes vitamin adalah nafas bagi kecerdasan masa depan. Merayakan hari ini berarti merayakan komitmen kita untuk menjaga generasi agar tetap tegak, sehat, dan berdaya.

Menjemput Keselarasan di Tahun 2026
Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, mari kita kembali ke meja makan dengan kesadaran baru. Jangan biarkan perut hanya kenyang, tapi biarkan sel-selmu merasa "senang".

Pilihlah kesegaran, karena alam telah menyediakan obat terbaik di atas tanah yang subur.

Hargailah keberagaman, karena tubuh kita butuh banyak warna untuk tetap seimbang.

Syukurilah setiap suapan, karena di sana ada kerja keras petani dan keberkahan dari Sang Pencipta.

Sehat itu indah. Kuat itu pilihan. Dan menjaga gizi adalah bentuk syukur yang paling nyata atas anugerah kehidupan.

Selamat Hari Gizi Nasional. Mari kita mulai hari ini dengan satu pilihan sehat untuk piring kita. Karena untuk membangun dunia yang hebat, kita butuh raga yang sehat.

-------------------------------------------------------------------------
Diposting oleh NEDI ARWANDI
Blogger Muaradua OKU Selatan Updated at: Minggu, 25 Januari 2026

Posted by : Nedi Arwandi ~ Blogger Muaradua OKU Selatan

nedi-arwandi Kunjungan Anda sangat berharga buat kami. Saran dan ide Anda, kami harapkan untuk perbaikan situs ini. Bila Anda menyebarkan informasi yang berasal dari situs ini diharapkan mencantumkan tautan link aktif ke sumber postingan pada situs ini. Jazaakumullah Khairal jazaa'.SEMOGA TERJALIN PERSAUDARAAN YANG ERAT.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar