TERUSLAH BERSYUKUR

Jangan beri kuasa lidah tuk berkeluh
Kesah bermadu pun tak tinggalkan asa
Malah ia mengusung empedu racun jiwa
Mentari bercahayapun terpandang gulita
Keluh kan melusuhkan akal dan budi
kalbu berpelangi menjadi kelam
Sejuta nikmat nampak bak jejak semut
Samudra kasih pun terasa setetes air embun

Bukankah, dikau lahir tanpa kuasa
Tanpa harta, tanpa dunia gemerlap,
Tanpa jabatan tersandang,
Hanya bahasa berhias tangis,
Namun dikau tercukupi,
Lambung bisa penuh hanya dengan pekikan tangis mungil,

Nikmat rabb-mu yang manakah dikau dustakan ?
Selaksa karuniaNya tiap detik kau cicip tak berjasa

Pujilah Dia walau nikmat kecil memghampirimu,
Berlapangdadalah walau dunia terasa menghimpit,
Bahkan syukur kan mengundang bingkisanNya,
Dengan caraNya yang kadang aneh tak disangka

Coretan Menjelang Rehat : 1 Febr 2018 Jam 22.30 WIB, Muara2 City panggonanku
--------------------------------------------------------------------------
Diposting oleh NEDI ARWANDI
Blogger Muaradua OKU Selatan Updated at: Kamis, 01 Februari 2018

Posted by : Nedi Arwandi ~ Blogger Muaradua OKU Selatan

nedi-arwandi Kunjungan Anda sangat berharga buat kami. Saran dan ide Anda, kami harapkan untuk perbaikan situs ini. Bila Anda menyebarkan informasi yang berasal dari situs ini diharapkan mencantumkan tautan link aktif ke sumber postingan pada situs ini. Jazaakumullah Khairal jazaa'.SEMOGA TERJALIN PERSAUDARAAN YANG ERAT.

5 komentar :

Agoes Supriyono mengatakan...

semoga selalu ingat untuk bersyukur sekecil apapun nikmat

My Satnite mengatakan...

Sudah lama sekali saya gak mampir ke sini
Bersyukur adalah cara menikmati hidup paling sederhana tanpa efek samping

NEDI ARWANDI mengatakan...

Njeh mas Agoes, ngapuro baru balas komentarnya

NEDI ARWANDI mengatakan...

Iya mas Adi, saya juga udah lama belum "mampir" ke istananya mas Adi, lagi banyak jadwal kegiatan, maaf klo agak terlambat bertandangnya

Himawan Sant mengatakan...

Betul, stop berkeluh tentang diri sendiri.
Syukuri hal sekecil apapun yang kita punya dan kondisi apapun yang kita terima.
Hidup lebih bermakna tanpa diwarnai pikiran hal2 berat.